Ikhtisar:Badan pengawas keuangan Australia, ASIC, melaporkan bahwa Brendan Gunn dari Brisbane telah mengaku bersalah atas kasus penyelundupan uang lebih dari $180.000 ketika ada dugaan kuat bahwa dana tersebut merupakan hasil kejahatan, yang berasal dari dugaan penipuan internasional yang menargetkan investor Australia. Gunn menghadapi hukuman maksimal di Pengadilan Lokal berupa satu tahun penjara, denda sebesar $12.600, atau keduanya.

Siaran Pers ASIC Australia 26-009MR (27-Januari-2026): Pelaku Mengaku Bersalah
Mantan direktur keuangan Brendan Gunn dari Brisbane, telah mengaku bersalah karena menangani lebih dari $180.000 ketika ada alasan yang masuk akal untuk mencurigai bahwa dana tersebut merupakan hasil kejahatan, yang berasal dari dugaan penipuan internasional yang menargetkan investor Australia.
Pada saat melakukan pelanggaran, Bapak Gunn adalah direktur Mormarkets Pty Ltd (Mormarkets), sebuah perusahaan yang menerima setoran dari warga Australia untuk mata uang kripto dan peluang investasi lainnya.
Selama rekening bank Mormarkets beroperasi, Bapak Gunn berulang kali diberitahu tentang aktivitas mencurigakan atau laporan penipuan, dan rekening tersebut secara bertahap ditutup.
Pada saat penutupan dua rekening bank Mormarkets, antara Maret 2020 dan Mei 2020, Bapak Gunn menerima dua cek bank yang berisi hasil investasi dengan total jumlah $181.000. Bapak Gunn mengakui bahwa ia kemudian menggunakan cek bank tersebut dengan mengirimkannya kepada seorang rekan.
Kantor Direktur Penuntut Umum (Cth) (CDPP) dan Bapak Gunn menyetujui agar perkara ini ditangani untuk dijatuhkan hukuman di pengadilan setempat. Bapak Gunn menghadapi hukuman maksimal di Pengadilan Lokal berupa satu tahun penjara, denda sebesar $12.600, atau keduanya.
Perkara ini selanjutnya akan disidangkan di Pengadilan Lokal Downing Centre pada tanggal 10 Februari 2026 untuk peninjauan guna mendapatkan tanggal penetapan hukuman.
Kasus ini sedang ditangani oleh CDPP menyusul penyelidikan dan rujukan dari ASIC.

Beberapa Pihak Bank Berulang Kali Menutup Rekening
Bank-bank sempat menutup sejumlah rekening Mormarkets karena kekhawatiran akan penipuan saat Gunn memimpin perusahaan tersebut. Meskipun menerima pemberitahuan berulang kali tentang aktivitas mencurigakan, Gunn terus membuka rekening baru untuk menerima dan mentransfer deposit.
Ketika dua rekening bank Mormarkets ditutup pada awal tahun 2020, Gunn menerima cek bank dengan total AUD 181.000 dari empat jumlah investasi terpisah yang dilakukan oleh tiga korban. Kemudian, menurut pengakuannya di pengadilan, ia mengirimkan cek-cek tersebut kepada seorang rekannya.
Perusahaan tersebut mempromosikan dirinya sebagai penyedia konversi mata uang kripto dan akses ke peluang investasi luar negeri bagi para penabung Australia. Investigasi ASIC menemukan bahwa dana tersebut terkait dengan dugaan penipuan lintas batas.
Karier Pelaku Penipuan, Brendan Gunn di bidang FX dan CFD
Brendan Gunn adalah seorang eksekutif industri FX dan CFD yang terkenal dan berpengalaman. Ia memulai karirnya sebagai Direktur Global Client Services APAC untuk GAIN Capital dan merek Forex.com-nya (2006-2013), sebelum menjabat sebagai CEO Invast Financial Services (sekarang 26 Degrees) dari 2013-2015.
Dari 2016-2020, Brendan mengelola situs berita industri FX, The Industry Spread, dan sejak itu ia terlibat dalam sejumlah bisnis, termasuk perekrutan eksekutif CFD melalui The Hive International. Brendan juga dikenal di negara asalnya sebagai saudara dari atlet Olimpiade Australia yang populer dan penari breakdance kompetitif, Rachael “Raygun” Gunn.
Sekilas Tentang Broker Forex GAIN Capital
Nama Perusahaan: GAIN Capital Holdings Inc
Singkatan Perusahaan: GAIN Capital
Negara Pendaftaran Platform: Amerika Serikat
Situs Web: https://www.gaincapital.com/ (sebelum diakuisisi)
Kode URL Broker di WikiFX: 8381534411
Riwayat Perusahaan
· Didirikan: Tahun 1999 di Bedminster, New Jersey, Amerika Serikat.
· Pendiri: Mark Galant.
· Fokus awal: Menyediakan layanan trading forex online untuk trader ritel.
· Ekspansi global: GAIN Capital berkembang pesat dengan merek FOREX.com, salah satu platform trading forex terbesar di dunia.
· Akuisisi: Pada 2020, GAIN Capital diakuisisi oleh StoneX Group Inc., memperkuat posisinya di pasar global.
Kabar Terkini
· GAIN Capital kini beroperasi di bawah naungan StoneX Group.
· Fokus pada inovasi teknologi trading, edukasi trader, dan kepatuhan regulasi internasional.
· FOREX.com tetap menjadi brand utama dengan jutaan pengguna global.
Mengantisipasi Kejahatan Oleh Oknum Di Sektor Broker Forex Trading Online
Tidak semua masalah berasal dari perusahaan inti. Banyak kasus penipuan terjadi akibat oknum, seperti:
· Oknum di dalam perusahaan broker
· Introducing broker ilegal
· Agen palsu di media sosial
· Website tiruan menyerupai broker resmi
Langkah antisipasi praktis:
· Verifikasi domain resmi broker
· Cek status regulasi melalui sumber independen
· Hindari janji profit pasti
· Gunakan platform monitoring seperti WikiFX
Edukasi dan literasi finansial adalah benteng utama trader menghadapi kejahatan digital.
Silakan ketik: gain capital , pada kolom kotak pencarian broker di situs web ataupun aplikasi WikiFX, untuk mendapatkan informasi WikiScore dan referensi asli selengkapnya.